Penyebab dan Gejala Anemia

Posted on

Gejala Anemia

Anemia atau yang biasa dikenal dengan istilah kurang darah sering dialami oleh banyak orang dan biasanya penderita anemia adalah wanita, istilah kurang darah yang diidentikkan dengan anemia memang tidak keliru tetapi pada prakteknya bukanlah berarti darah yang ada di dalam tubuh kita menjadi berkurang volumenya melainkan ada salah satu jenis darah yang mengalami penurunan fungsi.
Untuk diketahui bahwa darah yang mengalir di dalam tubuh manusia terdiri dari tiga jenis yakni sel darah merah atau yang dikenal juga dengan istilah eritrosit, trombosit yang memiliki istilah keping darah karena jika dilihat dari mikroskop trombosit memiliki bentuk yang menyerupai kepingan dan tidak terlihat encer yang terakhir adalah sel darah putih atau leukosit.
Pada penderita anemia jenis sel darah yang mengalami penurunan fungsi adalah sel darah merah atau eritrosit, tugas utama dari eritrosit adalah mendistribusikan oksigen yang berasal dari paru-paru pada seluruh sel-sel yang ada di dalam tubuh manusia tidak hanya itu saja eritrosit atau sel darah merah juga memiliki tugas yang cukup berat yaitu membawa kembali karbondioksida yang merupakan sisa pembakaran untuk dikembalikan ke paru-paru. Eritrosit tidak bisa berdiri sendiri dan menjalankan tugas itu semua tanpa kehadiran dari hemoglobin ( Hb ).
Jika terjadi penurunan fungsi pada sel darah merah atau eritrosit itu berarti sel-sel yang ada dalam tubuh kita termasuk juga organ-organ vital lainnya tidak bisa menerima asupan oksigen yang optimal sehingga akan menimbulkan berbagai macam permasalahan kesehatan yang lebih lanjut.
Penyebab Anemia
Secara garis besar penyebab anemia bisa dikategorikan dalam 3 hal berikut ini :
1. Pendarahan
Mengapa anemia sering dialami oleh wanita karena wanita secara rutin mengalami proses menstruasi yang ada kalanya terjadi pendarahan cukup banyak sehingga bisa menimbulkan penyakit anemia, selain pendarahan karena keluarnya darah akibat proses menstruasi pendarahan yang disebabkan oleh terjadinya luka atau trauma pada bagian tubuh tertentu dalam jumlah yang cukup banyak juga bisa dijadikan sebagai faktor risiko terjadinya anemia.
2. Sel darah yang rusak
Sebenarnya sel darah merah memang akan selalu menghancurkan dirinya sendiri setelah 120 hari dan secara otomatis akan digantikan dengan sel darah merah yang baru. Tetapi kondisi yang tidak normal bisa dialami oleh sebagian orang yakni sel darah merah akan hancur lebih cepat dari waktu normalnya yakni kurang dari 120 hari, padahal tubuh belum siap untuk membuat sel darah merah yang baru, kondisi yang tidak normal ini disebut dengan hemolisis dan biasanya bisa terjadi karena beberapa sebab diantaranya adalah terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan atau pun segala jenis macam produk yang diserap oleh tubuh padahal mengandung banyak sekali zat kimia. Disamping itu penyebab lain yang bisa menimbulkan gejala hemolisis ini adalah penurunan daya tahan tubuh.
3. Produksi sel darah merah menurun
Inilah salah satu alasan yang bisa menyebabkan orang menderita anemia karena dari dalam tubuh sudah tidak mendapatkan dukungan adanya sel darah merah dalam jumlah yang ideal, hal tersebut bisa saja dialami oleh setiap orang yang kurang memperhatikan nutrisi tubuh yakni kekurangan makanan yang mengandung vitamin B12, folat dan juga zat besi.
Gejala Anemia
Secara umum penderita anemia akan merasakan lemas hal ini menjadi sangat masuk akal karena memang sel-sel yang ada di dalam tubuh penderita anemia kekurangan oksigen, namun ada juga beberapa gejala anemia lainnya diantaranya adalah sebagai berikut.
• Warna kulit pucat
Perubahan warna kulit yang menjadi pucat pada penderita anemia berkaitan erat dengan jumlah sel darah merah yang semakin menurun di dalam tubuh, biasanya warna kulit yang berubah menjadi pucat ini akan di alami oleh bagian kulit bibir, kelopak bawah mata dan juga telapak tangan.
• Tubuh terasa dingin
Mengingat bahwa sel darah merah semakin menurun jumlahnya maka tubuh akan lebih mengutamakan untuk menyuplai oksigen pada organ yang sangat penting yakni otak, sehingga organ tubuh lain akan mengalami kekurangan suplai oksigen dan pada akhirnya menyebabkan rasa dingin, biasanya organ tubuh yang terasa sangat dingin adalah tangan dan juga kaki. Gejala ini menandakan bahwa penderita anemia sudah dalam fase yang cukup parah.
• Mudah lelah dan denyut jantung meningkat
Karena kurangnya asupan oksigen pada tubuh mengakibatkan penderita anemia mengalami gangguan kesehatan secara global yaitu terasa lebih cepat lelah dan juga mudah mengantuk tetapi hal ini dibarengi juga dengan denyut jantung yang semakin meningkat, situasi ini terjadi karena tubuh berusaha untuk memompa jantung dengan lebih cepat agar oksigen bisa tersalurkan pada seluruh tubuh.
• Sakit kepala
Masih berkaitan dengan kurangnya asupan oksigen pada bagian otak yang pada kelanjutannya akan memaksa pembuluh darah yang ada di kepala untuk bisa mendapatkan suplai Oksigen yang diangkut oleh sel darah merah dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya dengan cara melakukan pelebaran pembuluh darah sehingga menyebabkan rasa sakit kepala yang cukup menyiksa.
Anemia memang jenis gangguan kesehatan yang mungkin tidak terlalu membahayakan tetapi apabila dibiarkan terus-menerus maka tentu akan mempengaruhi organ-organ tubuh lainnya. Oleh sebab itu cara yang tepat untuk mencegah terjadinya anemia adalah dengan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh secara seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *