Penyebab dan Gejala TBC

Posted on

Gejala Penyakit TBC

TBC atau dikenal juga dengan tuberculosis ialah penyakit yang sangat berkaitan dengan kesehatan paru-paru, penderita TBC sering mengalami batuk yang berkepanjangan dan pada kondisi yang cukup serius penderita TBC akan mengeluarkan darah ketika batuk, penyakit TBC menjadi semakin meluas karena penularannya sangat mudah yakni hanya melalui udara tentu saja hal ini sangat berisiko bagi kita yang biasanya berada di keramaian sebab kita tidak tahu apakah orang yang ada di sekitar kita sedang menderita penyakit tuberculosis ataukah tidak.
TBC dikategorikan menjadi dua jenis yaitu TBC latent yang merupakan jenis TBC yang disinyalir diidap oleh hampir semua penduduk dunia, TBC latent adalah merupakan jenis penyakit yang tidak benar-benar terlihat sehingga orang yang menderita TBC latent tidak menyadari bahwa ia sedang mengidap penyakit TBC, sementara itu untuk kategori kedua adalah TBC aktif yang ditandai dengan gejala-gejala seperti batuk yang berkepanjangan sehingga penderitaannya bisa menyadari bahwa dia sedang terjangkit bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang merupakan bakteri penyebab munculnya penyakit TBC.
TBC bisa di alami oleh setiap orang tetapi rata-rata penderitanya adalah mereka yang sedang mengalami gangguan sistem imun seperti penderita penyakit Lupus serta HIV. Disamping itu bagi orang yang kekurangan nutrisi juga rentan mengalami berbagai jenis penyakit termasuk juga penyakit tuberkulosis, ada juga penderita TBC yang sebenarnya adalah orang yang benar-benar sehat tetapi karena kebiasaan merokok menjadikan orang tersebut terjangkit virus mycobacterium tuberculosis.
TBC menyerang organ paru-paru yang merupakan salah satu organ vital untuk pernafasan manusia, jika organ tersebut mengalami gangguan maka secara tidak langsung organ-organ yang ada di dalam tubuh penderita TBC juga akan ikut merasakan dampak negatifnya.
Penyebab TBC
Penyakit TBC hanya disebabkan oleh satu jenis bakteri saja yang disebut mycobacterium tuberculosis penularan penyakit ini memang tergolong sangat mudah tetapi bagi Anda yang memiliki sistem ketahanan tubuh yang kuat serta asupan nutrisi yang tepat akan tetap bisa bertahan dan tidak terjangkit oleh virus tersebut. Tetapi keadaannya menjadi sedikit berbeda jika anda berada di dalam rumah dan selalu melakukan kontak fisik dengan orang yang terjangkit penyakit tuberculosis sebab pada masa-masa tertentu daya tahan tubuh seseorang bisa menurun sewaktu-waktu, padahal ancaman penularan TBC selalu ada ketika anda berdekatan dengan penderita tuberculosis.
Gejala TBC
Setiap penyakit tentu menunjukkan beberapa gejala yang merupakan sebuah peringatan bagi kita untuk segera melakukan tindakan yang tepat, beberapa gejala tuberculosis yang bisa dengan mudah dikenali adalah sebagai berikut.
• Batuk disertai darah
Inilah salah satu tanda bahwa seseorang sedang mengalami gangguan di bagian organ paru-parunya, seseorang yang mengalami penyakit tuberculosis akan sering batuk di waktu-waktu yang tidak terduga, pada kondisi yang cukup parah batuk akan disertai dengan darah. Hal ini disebabkan karena paru-paru sudah terinfeksi oleh bakteri tuberculosis.
• Demam tinggi
Saat salah satu organ tubuh terinfeksi bakteri tertentu maka secara tidak langsung akan membuat suhu tubuh mengalami peningkatan karena tubuh berusaha untuk melakukan perlawanan pada bakteri tersebut. Penderita tuberculosis sudah jelas terjangkit dengan bakteri TBC sehingga pada masa perlawanan terhadap virus tersebut tubuh bisa mengalami peningkatan suhu hingga 40 derajat Celcius.
• Dada terasa nyeri
Gejala berupa rasa nyeri pada bagian dada memang sering dialami oleh penderita penyakit dalam, misalnya saja penderita asam lambung, penderita maag, jantung dan juga ternyata paru-paru yang terkena bakteri TBC. Tetapi untuk penderita penyakit TBC ini rasa nyeri pada dada dimulai dari bagian leher sampai pada abdomen atas, rasa nyeri tersebut kadang juga diikuti dengan rasa panas seperti terbakar, pada beberapa penderita TBC juga mengeluhkan sensasi seperti ditusuk-tusuk pada bagian dada yang semakin terasa menyiksa.
• Suhu tubuh berubah-ubah
Penderita TBC sering mengalami panas dingin di waktu yang tidak terlalu lama sehingga seringkali menggigil dan juga berubah menjadi sangat kepanasan karena tubuh meningkatkan suhu tubuhnya kembali.
• Berkurangnya berat badan secara drastis
Berat badan yang menurun kadang-kadang dianggap sebagai suatu hal yang positif apalagi bagi mereka yang mengalami permasalahan obesitas, namun normalnya berat badan tubuh seseorang akan turun maksimal 1 kg di setiap minggunya dan baru akan terjadi ketidakberesan ketika seseorang mengalami penurunan berat badan dalam jumlah yang cukup besar dalam waktu yang singkat, rupanya kondisi ini juga bisa dikaitkan dengan penyakit TBC, sebab penderita TBC akan sering mengalami penurunan berat badan dalam jumlah yang signifikan dan dalam waktu yang sangat singkat, kondisi ini sangat berkaitan dengan rasa tidak nyaman pada tubuh termasuk juga batuk yang tak kunjung sembuh yang tentu saja juga mempengaruhi kualitas istirahat menjadi kurang maksimal.
Penyakit TBC merupakan jenis penyakit yang tidak bisa langsung terlihat, ketika seseorang terkena bakteri TBC maka orang tersebut tidak akan langsung menunjukkan gejala-gejala yang disebutkan di atas sehingga untuk pencegahan serta penanggulangan sejak dini ada baiknya untuk kita selalu memeriksakan kesehatan paru-paru agar bisa memastikan bahwa paru-paru kita dalam kondisi yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *